Waspada Etilen Glikol, BPOM Diminta Lakukan Penelitian Kemasan Pangan yang Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Wecome Webtechgadgetry di Portal Ini!

Webtechgadgetry – Menyikapi banyaknya anak yang meninggal karena mengonsumsi sirup yang mengandung etilen glikol, banyak pihak mulai angkat bicara. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan peringatan berupa label “Berpotensi Mengandung etilen glikol” pada kemasan makanan berbahan dasar etilen glikol. . Waspada Etilen Glikol, BPOM Diminta Lakukan Penelitian Kemasan Pangan yang Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

“Saya kira, jika WHO di Afrika mengatakan bahwa sirup obat batuk mengandung etilen glikol dan menyebabkan banyak anak di Afrika meninggal karena gagal ginjal, itu positif, itu adalah data yang dikeluarkan badan dunia tentang kesehatan,” ujarnya. Imlek 2024 Memasuki Tahun Naga Kayu, Ketahui Karakter Orang yang Lahir di Tahun Naga

“Saya kira Badan POM perlu melakukan penelitian terhadap produk yang mengandung etilen glikol, termasuk air minum dalam botol galon sekali pakai. Jika bahannya mengandung etilen glikol maka isi kemasannya bisa berpindah dan berbahaya bagi kesehatan anak,” tambah Arist.

Dikatakannya, Komnas PA sangat prihatin dengan kondisi anak-anak di Indonesia yang kini banyak menderita penyakit gagal ginjal.

Berdasarkan laporan yang diterima Komnas PA dari Ikatan Dokter Spesialis Anak Indonesia (IDAI), Arist mengungkapkan, ratusan anak terkonfirmasi positif gagal ginjal. Sementara itu, IDAI Jatim dan Malang melaporkan, dari 13 anak yang mengalami gagal ginjal, 10 diantaranya di Surabaya meninggal dunia.

Di Malang, dari 6 anak yang ditemukan mengalami gagal ginjal, 2 diantaranya meninggal. 5 anak dibawah usia 5 tahun meninggal di Jogja. Di RS Adam Malik Sumatera, dari 11 anak yang mengalami gagal ginjal, 6 orang diantaranya meninggal dunia.

“Penyebabnya masih dicari. “Jika memang akan ada efek dari etilen glikol, saya kira hal ini perlu menjadi perhatian IDAI untuk merekomendasikan Badan POM sebagai otoritas pengawas untuk melakukan penelitian terhadap bahan kemasan yang mengandung etilen glikol,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Nabil Haroen juga meminta BPOM bertindak cepat untuk memeriksa kembali kandungan etilen glikol pada bahan kemasan makanan, seperti kemasan plastik galon air berbahan PET dan produk lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya keracunan etilen glikol pada anak-anak seperti yang terjadi di Gambia, Afrika Barat. Waspada Etilen Glikol, BPOM Diminta Lakukan Penelitian Kemasan Pangan yang Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

“Ini (kimia etilen glikol) sangat berbahaya. Perlu ada tindakan serius dan cepat dari BPOM terkait bahan kimia berbahaya tersebut. Jangan sampai kasus yang terjadi di Gambia-Afrika terjadi di Indonesia, dimana anak-anak meninggal dan keracunan akibat mengonsumsi makanan yang mengandung etilen glikol di atas batas, ujarnya.