Arsip Tag: bahasa slang

20 Istilah Bahasa Jaksel yang Sering Dipakai dalam Percakapan

JAKARTA – Jakarta Selatan merupakan istilah slang yang digunakan untuk menggambarkan bahasa yang sering digunakan anak muda di Jakarta Selatan, kawasan yang kerap dianggap elit di Jakarta.

Ada yang berpendapat bahwa penggunaan “bahasa Jakarta Selatan” dalam suatu percakapan akan membuat pembicaranya terkesan modern atau kekinian. Dengan perpaduan kata, singkatan, dan ungkapan slang khas Jakarta, bahasa tersebut menjadi simbol modern yang sering digunakan oleh generasi muda dan komunitas kreatif.

Namun ada pula yang berpendapat bahwa anak-anak Jakarta Selatan yang mencampurkan bahasanya dalam percakapan menunjukkan bahwa orang tersebut kesulitan menyampaikan pernyataannya hanya dalam satu bahasa, yang dalam hal ini berarti ia tidak fasih berbahasa Indonesia. Ada juga yang menganggapnya sebagai tren yang berlebihan.

Apapun itu, sebuah tren tetaplah sebuah tren yang akan diikuti oleh mereka yang memang suka mengikuti segala sesuatu yang baru. Nah buat kamu yang nggak mau ketinggalan hal baru, berikut daftar beberapa bahasa yang umum digunakan anak-anak di Jakarta Selatan.

20 Istilah Jakarta Selatan yang sering digunakan oleh anak muda

1. Secara Harafiah Kata ini berarti “secara harafiah” atau “sebenarnya” atau ungkapan untuk menekankan sesuatu. Contoh penggunaan: “Saya benar-benar berada pada titik di mana saya muak dengan perilakunya.”

2. Pada dasarnya pada dasarnya berarti “pada dasarnya”. Permintaannya adalah: “Pada dasarnya pekerjaan ini mudah, tapi kenapa terlihat rumit ya?”.

3. Arti siapa kurang lebih adalah “siapa” atau “dimana”. Contoh penggunaan: “Dia membawa banyak barang yang membuatnya sulit bergerak bebas.”

4. Menyukai – Berbeda dengan arti “suka-tidak suka”. Contoh penggunaan: “Dia selalu tersenyum setiap hari, tapi hari ini berbeda dari biasanya.”

5. Entah bagaimana artinya “Namun”. Contoh penggunaan: “Meskipun cuacanya sangat buruk, dia tiba-tiba muncul dengan senyuman di wajahnya.”

6. Mungkin nanti, yang artinya “mungkin nanti”. Contoh penggunaan: “Saya tidak yakin apakah saya bisa datang ke acara malam ini, mungkin nanti saya kabari lagi ya?”

Foto: Freepik

7. kiasan Artinya “kiasan”. Contoh kalimatnya adalah: “Dia tidak lagi memikul beban fisik, tetapi secara kiasan, dia merasa sangat lelah.”

8. Biasanya Artinya “biasanya”. Contoh penggunaan: “Biasanya dia tidak terlalu suka makanan pedas, tapi hari ini dia ingin mencoba sesuatu yang berbeda.”

9. Kamu tahu Kamu tahu dapat diartikan “Kamu tahu kan”. Contoh kalimatnya adalah: “Dia sering sekali terlambat, kamu kenal dia kan, dia selalu terjebak dalam waktu.”

10. Artinya “itu”. Dalam penggunaannya misalnya, “Dia memberi penjelasan yang panjang, sehingga dia terlambat.”

11. Tidak pernah berarti “selalu”. atau “selamanya” atau “kapan saja”. Contoh penggunaan: “Dia seperti orang terbaik yang pernah saya temui.”

12. Jarang Artinya “langka.” Contoh penggunaan: “Dia jarang berkomentar, tetapi ketika dia berkomentar, perkataannya selalu memiliki arti.”

Foto: Shutterstock

13. Lebih baik berarti “lebih baik”. Contoh kalimatnya adalah: “Hari ini cuacanya lebih baik dari kemarin, setidaknya tidak turun hujan terus-menerus.”

14. Karena pam artinya “karena”. Contoh penggunaannya adalah: “Dia tidak ada di sana, kenapa? Dia bilang dia ada urusan mendesak.”

15. sejak sejak artinya “sehingga”. Contoh penggunaan: “Dia menyukai musik klasik, tetapi saudaranya lebih menyukai musik rock.”